Berita

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno/Net

Politik

Diputar Lagi, Pesan Prabowo Kepada Perwira Aktif Termasuk Intelijen

SELASA, 05 MARET 2019 | 02:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto didampingi Cawapres Sandiaga Uno menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk "Indonesia Menang" pada 14 Januari 2019 lalu.

Salah satu yang ditekankan Prabowo dalam pidatonya itu adalah soal netralitas TNI dan Polri termasuk intelijen.

Prabowo yang juga sebagai mantan prajurit berpesan agar semua aparat di seluruh tanah air bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia bukan kepada orang perorang.


Jelas dia, rakyat mendambakan aparat yang hebat, unggul dan hormat bukan aparat yang ditakuti.

Pesan itu kembali diputar dalam video pendek berdurasi 1 menit 50 detik. Video tersebut banyak dibagikan di media sosial.

Dan berikut pidato Prabowo yang viral itu:

"Para perwira yang masih aktif, para prajut di TNI, Polri dan intelijen yang saat ini bertugas di seluruh penjuru nusantara, saya bicara di sini memberi himbauan dan saran sebagai kakakmu, sebagai seniormu, marilah kita ingat sumpah kita, adalah untuk membela seluruh rakyat Indonesia, kita harus bekerja untuk seluruh rakyat.

Rakyat kita mendambakan polisi bhayangkari seluruh rakyat Indonesia, rakyat kita mendambakan polisi yang hebat, polisi yang unggul, polisi yang begitu tampil semua segan, semua hormat, bukan semua takut.

Kita ingat, adik-adikku ingat kau dibesarkan oleh rakyat, kita diberi makan oleh rakyat, kita diberi makan oleh rakyat, kita diberi pendidikan oleh rakyat, kita diberi karir oleh rakyat, bintang yang ada di pundak kita, bintang yang ada di pundakmu itu dari rakyat, bukan dari orang perorang.

Oleh karena itu rakyat mendambakan kalian melindungi mereka, kalian milik kita juga. Setialah kepada bangsa dan negara jangan kepada individu-individu
".

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya