Berita

Jurubicara KPK Febri Diansyah/RMOL

Hukum

KPK: Apa Yang Disembunyikan Sampai Tidak Mau Lapor LHKPN?

SELASA, 05 MARET 2019 | 01:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan kembali kembali kepada para pejabat negara untuk segera melporkan harta kekayaan kepada KPK.

Termasuk, kepada pihak-pihak yang tidak memiliki itikad baik terkait pelaporan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) kepada KPK.

Hal itu diungkapkan Jurubicara KPK Febri Diansyah merespons pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menyatakan pelaporan LHKPN tidak terlalu penting.


"Justru kami mengingatkan kepada para penyelenggara negara agar memiliki itikad baik untuk melaporkan harta kekayaannya," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/3).

Febri menegaskan, pihaknya tetap menunggu para pejabat negara untuk melaporkan harta kekayaannya kepada KPK sebelum batas waktu yang ditentukan berakhir.

"Sebaiknya pelaporan dilakukan segera meskipun memang masih ada waktu sebelum 31 Maret 2019 ini," tegas Febri.

Mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) ini justru merasa heran dengan sikap pejabat publik yang terkesan enggan mengedepankan transparansi sebagaimana amanat undang-undang.

"Keterbukaan menjadi hal penting bagi penyelenggara negara, karena tentu orang-orang akan bertanya apa yang harus disembunyikan oleh penyelenggara negara sampai tidak mau melaporkan kekayaannya," kata Febri.

"Jadi lebih baik kita transparan melaporkan harta kekayaannya sesuai aturan yang berlaku," imbuhnya menambahkan.

Fadli Zon sebelumnya menyatakan pelaporan LHKPN tidak terlalu penting. Untuk melihat harta pejabat, bisa dengan data pembayaran pajak. Jadi cukup satu data saja.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya