Berita

Foto: RMOL

Politik

7 Aktivis Subang Ngotot Aksi Duduk Sampai Ditemui Pimpinan KPK

SENIN, 04 MARET 2019 | 16:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kurang dari 10 orang warga Kabupaten Subang menggelar aksi duduk dan berdiam diri di pelataran gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (4/3).

Mereka yang mengatasnamakan diri Forum Masyarakat Peduli (FMP) Jawa Barat sengaja datang jauh-jauh dari Subang dengan berjalan kaki.

"Kami sudah beberapa kali (aksi) dan ini jalan kaki dari Subang, sekitar tujuh orang," ujar Ketua FMP Asep Sumarna Toha saat ditemui di lokasi.


Asep menjelaskan, tujuan kedatangan mereka untuk meminta langsung penyelesaian kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Bupati Subang Ojang Sohandi kepada pimpinan KPK.

"Ojang Suhandi kan masih ada kawan-kawannya belum diusut. Padahal nama-namanya sudah ada di putusan dan itu dikembalikan JPU ke perkara lain tapi sampai hari ini udah dua tahun lebih belum ada kejelasan," papar Asep.

Asep dkk sempat menolak ajakan bagian Humas KPK untuk masuk ke dalam dan beraudiensi. Mereka bersikukuh ingin ditemui pimpinan KPK.

"Tadi ada orang humasnya tapi kami nggak mau diwakilkan. Kami mau pimpinannya langsung menemui kami. Toh kita cuma minta ketegasan KPK lah untuk menindak lanjuti ini," kata Asep.

Bahkan, lanjut Asep, mereka akan bermalam sampai ada pimpinan KPK yang datang.

"Kita mau tungguin sampai kapan pun. Kita mau nginep kalau nggak ketemu pimpinan. Jangankan cuma duduk-duduk gini, jalan kaki aja kita jabanin," tutur Asep.

"Udah janji mereka (KPK), mereka akan segera menetapkan tersangka. Udah dua tahun lebih," imbuhnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya