Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Flat Earth Chebong

SENIN, 04 MARET 2019 | 13:07 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

ADA sekelompok orang di Amerika. Menamakan diri "Flat Earth Movement". Mereka nggak percaya bumi bulat.

Anehnya, tak satu pun di antara mereka pernah keluar angkasa. No telescope. No experiments. No tools to defend their "belief". No conclusive proof.

Pokoknya datar...!!


Di Indonesia, ada satu grup chebong yang benci sekali kepada paslon nomor 2 Prabowo-Sandi. Mereka nggak percaya Prabowo-Sandi itu super duper baik.

Anehnya, jangankan kenal personally, satu pun di antara mereka, ngga ada yang pernah ketemu, jabat tangan atau selfie dengan Pa Prabowo dan Bang Sandi.

Sumber fitnah chebong adalah situs abal-abal. Kesimpulan mereka berasal dari berita parsial, meme dan hoax.

Flat Earth Theorist menuduh Round Earth Model adalah global conspiracy super rich elite. Mereka tolak experiment Aristotle 2000 tahun lalu yang membuktikan adanya curvature bumi. Thus, bumi dinyatakan bulat. Flat Earth Theorist mengecam itu disebabkan oleh "heat".

Mereka nggak percaya gravitasi, moon landing is a hoax dan there's no such thing as universe.

Chebong Prabowo's haters merilis fitnah Prabowo-Sandi punya agenda mendirikan Radical Islamic State atau "men-suriah-kan" Indonesia.

Di sisi lain, mereka juga melempar fitnah bahwa Pak Prabowo itu Cina-Kristen.

Bila kedua premis itu digabung, kesimpulan logic chebong jadinya; Pak Prabowo seorang Cina-Kristen yang hendak mendirikan ISIS di Indonesia.

Go-block kan?

Day by day, Komunitas Flat Earth dan chebong semakin radikal dan fanatik. Merasa bener sendiri. Mereka bermetamorfosis menjadi sebuah occult group. Scary. Anti Science. Tolak objective truth. Berbahaya bagi masyarakat.

Mereka yakin NASA menipu semua orang dengan studio raksasa. Semua foto galaxi, nebula, asteroid belt, Jupiter, Europa, skylab, dan sebagainya adalah photoshops. Nggak pernah ada Apollo Mission dan No Viking Programs to Mars.

Pokoknya datar...!!

Wernher von Braun dan 700 ahli roket Nazi Jerman yang direkrut Operation Paperclip adalah para pekerja di Studio Walt Disney.

Scientific community dan Prabowo's follower dianggap hypnobox. Chebong dan flat earth community menuding otak semua orang terbalik seperti kampret. Padahal otak mereka yang sebenarnya terbalik.

Penulis merupakan kolumnis, aktivis Komunitas Tionghoa Antikorupsi (KomTak)


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya