Berita

Asisten Operasi Mabes Polri (Asops) Irjen Rudi Sufahriadi/RMOL

Hukum

Senjata Kelompok Ali Kalora Tinggal Empat

SENIN, 04 MARET 2019 | 12:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Setelah dilakukan penyergapan oleh Satuan Tugas (Satgas) Tinombala, kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora tinggal berjumlah 12 orang.

Mereka kini hanya memiliki empat pucuk senjata, dua jenis M16 dan dua pistol revolver.

Begitu yang disampaikan oleh Asisten Operasi Mabes Polri (Asops) Irjen Rudi Sufahriadi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3).


Mantan Komandan Korps Brimob Mabes Polri itu menjelaskan bahwa kelompok ini telah terdeteksi keberadaannya yang selalu berpindah dari Poso pesisir selatan ke pesisir utara dan Kecamatan Sausu.

“Jadi mereka ini ada dua kelompok, mereka ini tidak berjauhan. Di Pesisir Selatan ke Utara dan Sausu saja,” terang Rudi.

Dari penyerbuan itu, tambah Rudi, Satgas yang dibantu oleh TNI berhasil menembak mati anggota kelompok MIT pimpinan Ali Kalora yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Basyir alias Romzi.

“Kita juga berhasil menangkap dalam keadaan hidup Aditya alias Idat asal Ambon,” jelas Rudi.

Penyerbuan ini terjadi pada pukul 17.50 WITA di Desa Padopi dengan lima anggota kelompok MIT yang tengah beristirahat di sebuah pondok di perkebunan Kopi.

Saat ini, sambung Rudi, Satgas tengah fokus terhadap tiga titik pengejaran yakni di Poso Pesisir Selatan dan Utara serta di Kecamatan Sausu.

“Pengejaran dilakukan secara sistematis dan masif. Kini satgas juga melanjutkan kegiatan pengejaran terhadap DPO lainnya,” pungkas Rudi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya