Berita

Kelly Tandiono/Net

Blitz

Kelly Tandiono, Kekurangan Jadi Kelebihan

SENIN, 04 MARET 2019 | 08:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sedari muda, Kelly Tandiono dikenal memiliki tubuh ramping dan kaki jenjang. Bakat alami itu­lah yang membawa Kelly menjadi model internasional. Tapi siapa sangka, anugerah yang menopang kariernya malah jadi bahan olok-olok temannya di sekolah. Tu­buhnya yang menjulang membuat dirinya dirundung.

"Pas kecil aku suka di-bully, aku dulu kerempeng dan tinggi kayak tiang listrik," ungkap Kelly saat dijumpai Rakyat Merdeka. "Entah mereka iri atau ingin membuat aku nggak percaya diri," lanjutnya.

Model yang dikenal dengan gaya rambutnya yang nyentrik dengan poni super pendek itu memilih menghiraukan nyinyiran teman-temannya.


"Kekurangan yang mereka sebut itu sekarang justru jadi kelebi­hanku. Sekarang kalau ada yang nggak suka itu bukan urusanku. Urusanku ya hidupku, bukan hidup mereka jadi nggak pusingin aku," ujar mentor Asia's Next Top Model 4 ini, lalu tertawa.

Perempuan 32 tahun kelahiran Singapura ini terlalu percaya diri dengan postur tubuhnya. Apa pun kata orang, Kelly memilih untuk mencintai diri sendiri.

Bahkan penampilannya kini, terbilang unik. Selain poni pendek, kulitnya yang kecokelatan ber­padu dengan wajah oriental, adalah identitas seorang Kelly. Ia juga tampil dengan tubuh bero­tot berkat olahraga ekstremnya. Kelly bertahan dengan gaya khas dirinya sendiri, di saat orang ribut soal cantik adalah kulit putih, dan sebagainya. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya