Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

HNW: Akankah Polisi Menciduk Penyebar Hoax Terhadap PKS?

SENIN, 04 MARET 2019 | 08:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebaran meme fitnah dengan konten PKS mendukung poligami merupakan bukti para pesaing tidak siap berkompetisi.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menjelaskan bahwa meme berisi informasi hoax dan cenderung fitnah kepada PKS itu menunjukkan bahwa lawan politik tidak siap beradu gagasan.

“Mereka tidak siap berkompetisi solusi dan gagasan dengan PKS, mereka ambil jalan terburuk, sebar fitnah dan hoax,” ujarnya di akun Twitter pribadinya, Minggu (3/3).


Wakil ketua MPR inipun bertanya-tanya tentang langkah aparat penegak hukum dalam menyikapi sebaran hoax terhadap PKS.

“Kembali PKS jadi korban hoax. Adakah polisi akan menciduk penyebar hoax dan fitnah terhadap PKS?” tanya pria yang akrab disapa HNW itu.

Presiden PKS Sohibul Iman sudah mengeluarkan imbauan kepada kader untuk menyelesaikan masalah ini dengan tiga cara, yaitu klarifikasi, somasi, dan menempuh jalur hukum. Baca:

“Selalu saja ada tukang fitnah, kapanpun dan di manapun. Kita lawan dengan klarifikasi, somasi, dan aduan hukum,” terangnya di akun Twitter pribadi, Senin (4/3).

Ada dua meme hoax yang menyerang PKS. Meme pertama konten hoax ini memuat gambar lambang PKS dan bertuliskan “1 Maret Hari Poligami Nasional, Mari Teladani Poligami dalam Kehidupan Rakyat”. Meme ini juga memuat gambar Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al Jufri dan Presiden PKS Sohibul Iman.

Sementara dalam meme kedua bertulis “Mendukung Penuh Keluarga Poligami, Bersetubuh dengan Suami adalah Ibadah Bagi Istri. Marilah Kita Bantu Semua Wanita Untuk Beribadah. Milikilah Istri Sebanyak-banyaknya”.

Meme ini selain memuat lambang PKS juga ada foto Salim Segaf dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya