Berita

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri Hamzah Ingatkan Potensi Kecurangan Digital

SENIN, 04 MARET 2019 | 04:31 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mewaspadai adanya kecurangan digital dalam Pemilu 2019.

Untuk itu, dia meminta Komisi Pemilihan Umum melakukan pencegahan peretasan data pemilih secara maksimal.

"Yang saya duga yang terjadi ini adalah kecurangan digital. Itu perasaan saya sampai sekarang sebagai orang yang ikut membaca bagaimana pola," jelas Fahri dalam peluncuran aplikasi Relawan Kawal TPS (Rekat) Indonesia di Jalan Cipinang Cempedak I, Jakarta, Minggu (3/3).


Menurut Fahri, KPU semestinya mengantisipasi peretasan yang mengatur atau mengubah persentase hasil pemungutan suara. Dia mengaku curiga terdapat bahasa algoritma yang akan merusak persentase pemilih dua kubu saat data dimasukkan dari seluruh daerah di Indonesia.

"Ada potensi dimainkan karena kita calon cuma dua itu bisa pola pakai lama dipakai sekarang. Jadi tolong itu kecurangan digital. Kami tidak paham, yang punya keahlian IT tolong ini," bebernya.

Selain mewaspadai serangan pada data digital, KPU juga diminta lebih terbuka terkait data pemilih.

Lanjut Fahri, terdapat ketidakjelasan data pemilih dan kependudukan karena tidak dari satu sumber KTP-el yang dinilai masih bermasalah dan banyak yang belum melakukan perekaman.

Apa pun hasil Pemilu 2019, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berpendapat harus dilakukan audit total terhadap data digital. Supaya kredibel dan tidak muncul kekhawatiran terjadinya kecurangan.

"Data digital sekarang yang dipakai KPU bisa ditemukan itu ada satu kartu keluarga 430 orang dan seterusnya. Saya sudah dorong KPU terbukalah kalian untuk ini, "jelas Fahri seperti dikutip Antara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya