Berita

Andi Arief (kiri)/Net

Politik

Andi: Baru Di Jaman Edan Ini Ada Pengurus Partai Mau Ngatur Partai Lain

MINGGU, 03 MARET 2019 | 16:26 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Komentar politisi Partai Golkar, Mukhammad Misbakhun terhadap pidato politik Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditimpali oleh elite partai berlogo Bintang Mercy ini.

"Baru di jaman edan ini ada pengurus partai mau ikut ngatur partai lain," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, Minggu (3/3).
Menurut Andi, tak elok jika seorang pengurus partai lain ikut mengatur internal partainya.
 
Sebelumnya, Misbakhun mengkritisi pidato politik Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang berisi rekomendasi untuk presiden mendatang.

Sebelumnya, Misbakhun mengkritisi pidato politik Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang berisi rekomendasi untuk presiden mendatang.
 
Misbakhun bahkan menyebut Pidato AHY itu seakan menggurui dan putra SBY itu disebutnya belum punya pengalaman di politik dan pemerintahan.

"Apa yang disampaikan AHY terkesan menggurui, karena AHY masih minim pengalaman di bidang politik dan pemerintahan," kata Misbakhun, kemarin (Sabtu, 2/3).

Partai Golkar merupakan anggota koalisi partai politik pendukung pasangan calon presiden-wakil presiden, Jokowi-Maruf Amin; sementara Partai Demokrat mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya