Berita

Haji Irwan/Net

Pemerataan Tidak Adil, Alasan Haji Irwan Maju Di Pileg 2019

SABTU, 02 MARET 2019 | 16:46 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Melihat ketidakadilan khususnya pembagian keuangan daerah menjadi salah satu hal bagi Haji Irwan untuk berjuang dalam parlemen. Perjuangannya bukan tentu hal yang mudah, dirinya harus bersaing merebut satu kursi dari 500 lebih kursi di parlemen.

Dengan tujuan perjuangan itu, Irwan mewakafkan diri sebagai calon legislatif dari Partai Demokrat daerah pemilihan Kalimantan Timur.

“Motivasi saya nyaleg hanya ingin mengubah ketidakadilan yang diterima Kaltim oleh pusat, yakni soal pemerataan pembangunan,” ujar Irwan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/3).


Jika jadi, Irwan akan fokus memperjuangkan ketidakadilan dengan cari legislasi.

“Yakni mengubah payung hukum perimbangan keuangan pusat dan daerah yakni UU 33/2004, khususnya besaran persentase dana bagi hasil,” ungkapnya.

Caleg nomor urut 1 dapil Kaltim ini, juga pernah menggugat UU APBN 2018 yang dinilai memotong dan menunda dana transfer daerah ke Kaltim.

“Dan akhirnya pemerintah wajib mengembalikan setahun berikutnya,” tambah Irwan.

Irwan mengaku dirinya memiliki tagline “Muda, Jujur, Merakyat” guna meraih simpati elektoral untuk melenggang menuju parlemen senayan.

“Alhamdulillah masyarakat sangat mengenal saya dengan tagline itu,” demikian Irwan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya