Berita

Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi/Dok

Kemendes PDTT Terus Genjot SDM Desa

SABTU, 02 MARET 2019 | 16:21 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan meningkatkan lagi mutu dan kapasitas dalam pelatihan kepada masyarakat desa melalui balai-balai pengembangan latihan masyarakat Kemendes PDTT yang tersebar di sejumlah provinsi.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi dalam arahannya kepada peserta rapat kerja teknis Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat (BBPLM) di Hotel Sahira Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/3).

Menurutnya, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu unsur utama yang menentukan bagi keberhasilan dan juga keberlanjutan organisasi termasuk masyarakatnya.


"Tentunya kami ingin, apa yang kita lakukan itu adalah betul-betul sebuah pelatihan yang dibutuhkan masyarakat dan bisa menyediakan sebuah pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa," katanya.

Anwar memberikan contoh, misalnya pelatihan tentang bagaimana mengelola sampah. Karena sampah telah menjadi persoalan serius. Kalau sampah ini dikelola dengan baik ternyata bisa menghasilkan keuntungan yang luar biasa.

Selain itu, juga bisa diberikan pelatihan yang memang bisa menggali keunggulan yang ada dimasyarakat desa itu sendiri. Salah satunya kopi. Untuk kopi ini, Kemendes PDTT telah kerjasama dengan starbuck untuk daerah-daerah pengelolaan kopi.

"Jadi, pelatihan yang kita berikan itu betul-betul efektif, utamanya sebuah pelatihan yang menjadi bagian penting untuk mencerdaskan masyarakat melalui peningkatan keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan dalam rangka mengembangkan usaha ekonomi ditingkat masyarakat desa," tutupnya. ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya