Berita

Foto: Net

Olahraga

Tak Hanya Polisi, Ternyata TNI Juga Ikut Berperan Dalam Gelar Juara AFF U-22

JUMAT, 01 MARET 2019 | 08:16 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Tak hanya anggota polisi, dalam skuad tim nasional Indonesia U-22 ternyata ada juga anggota  Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat.

Adalah Andy Setyo Nugroho, kapten Timnas U-22. Andy merupakan prajurit  TNI Angkatan Darat (TNI AD) dari Kesatuan Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 412 Kostrad  berpangkat Sersan Dua (Serda).

Talenta milik Indonesia yang satu ini mungkin belum banyak tahu, namanya masih asing di telinga para pencinta sepakbola tanah air, Andy Setyo Nugroho saat ini milik Klub Sepakbola Liga 1 PS. TIRA Persikabo. Indra sendiri berposisi Bek Tengah di era kepelatihan Indra Sjafri.


Andy bersama rekan-rekan Timnas U-22 yang lain berhasil menyumbangkan juara AFF U-22 tahun 2019 di Kamboja, dibawah komando pelatih Indra Sjafri.

Pria kelahiran Pati, 16 September 1997  berkarier di militer, dimulai dari Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) 2016,  kemudian ditempatkan di Kesatuan Yonif Mekanis 412 Kostrad dengan Jabatan Danru 3/II/ Kompi B.

Serda Andy Setyo Nugroho menjalani debut pertamanya untuk timnas Indonesia U23 pada 22 Agustus 2017 di Asian Games 2017 melawan Vietnam U-23, ia juga membuat debut resminya untuk Timnas Senior pada tanggal 25 November dalam pertandingan melawan Guyana dimana dia tampil sebagai pemain pengganti.

Satu lagi bibit muda pemain bola dari TNI AD dari Kesatuan Kostrad, dia adalah Serda Fredyan Wahyu Sugiantoro, pria kelahiran Sukoharjo, 11 April 1998, di Timnas U-22 berposisi sebagai  Bek Kanan dari Kesatuan Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 413 Kostrad. ***

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya