Berita

Mahfud MD/RMOL

Hukum

Mahfud MD Dan Pimpinan KPK Bahas Pemberantasan Korupsi Sektor Swasta

RABU, 27 FEBRUARI 2019 | 13:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Pakar hukum tata negara Mahfud MD baru saja menggelar pertemuan dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mahfud bersama Agus Rahardjo Dkk membahas masalah upaya pemberantasan korupsi di Indonesia di semua sektor termasuk swasta.

"Rutin ke sini ya, kita bicara tentang banyak hal terutama pemberantasan korupsi masa depan karena ada perkembangan baru dalam modus korupsi itu," ujar Mahfud MD kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (27/2).


Mantan Ketua MK itu juga megaku membahas secara umum persoalan korupsi dan modus operandi terbaru. Namun, tidak secara spesifik yang berkaitan dengan kasus tertentu.

"Semua (bahas) secara umum lah tidak spesifik menyebut kasus," kata Mahfud.

"Banyak yang dibahas, tidak spesifik, saya diundang untuk diskusi di sini jadi saya diskusikan," sambungnya.

Mahfud mengungkapkan, salah satu yang menjadi pembahasan saat diskusi dengan pimpinan KPK yaitu masalah korupsi di sektor swasta yang semakin marak.

"Kita juga diskusikan bagaimana mewadahi secara hukum korupsi di swasta itu kan banyak korupsi di swasta. Misalnya, pabrik obat memfasilitasi dokter tertentu agar setiap ada pasien obatnya itu pabrik lain. itu kan melanggar UU persaingan usaha, tapi swasta kan," tutur Mahfud.

Selain itu, lanjut Mahfud, contoh lain dalam praktik korupsi sektor swasta mempunyai payung hukum dalam upaya penanganannya.

"Misalnya ada orang membayar toko-toko retail agar kalau nampung beras harus dari daerah. Itu kan merugikan rakyat, yang seperti itu tuh kita diskusikan juga bagaimana kedepannya agar masuk ke korupsi di sektor swasta," demikian Mahfud. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya