Berita

Tjahjo Kumolo/RMOL

Politik

Dilaporkan Ke Bawaslu, Mendagri: Teriak Pak Jokowi Memang Sebagai Capres?

RABU, 27 FEBRUARI 2019 | 09:44 WIB | LAPORAN:

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membantah telah melakukan kampanye terselubung saat berbicara di hadapan 3.500 kepala desa dalam Rakornas Penyelenggara Pemerintah Daerah di Ancol, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Penegasan Tjahjo ini menanggapi laporan Advokat Nusantara kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan pelanggaran UU 7/2017 pasal 282 tentang larangan pejabat negara merugikan atau menguntungkan peserta Pemilu dalam kampanye. Advokat Nusantara dalam laporannya, mempersoalkan teriakan "dana desa Pak Jokowi' bersama kepala desa dalam acara tersebut.

"Ya teriak Pak Jokowi memang sebagai capres? Kan tidak. (Itu) sebagai presiden kan boleh-boleh saja, itu pendapat saya kan, boleh-boleh saja," kata Tjahjo kepada wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (26/2).


Menurut Tjahjo, dana desa bentuk komitmen Jokowi memeratakan pembangunan terutama dari kawasan desa.

"Saya menyebut bahwa Pak Presiden membuat dana desa begitu bergulir banyaknya, begitu cepatnya, saya kira sah-sah saja," tuturnya.

 Ia menegaskan, sebagai menteri, dirinya wajib menyampaikan program Jokowi.

"Kalau ada yang melaporkan ya silakan melaporkan saja, secara prinsip saya tidak kampanye. Sebagai pembantu presiden, saya boleh dong menyampaikan 'ini loh program Pak Jokowi', kan boleh aja," imbuhnya.

Laporan Advokat Nusantara sudah terdaftar di Bawaslu dengan nomor 25/LP/PP/RI/00.00/II/2019. Barang bukti yang diserahkan berupa screenshootan dari pemberitaan media daring.

"Kami membawa barang bukti berupa print out media online. Sebelumnya kami berusaha mencari rekaman suara atau video, tapi tidak ketemu. Print out ini sudah cukup jadi alat bukti untuk meregister laporan ke Bawaslu," ujar Jurubicara Advokat Nusantara, Dahlan Pido.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya