Berita

Trunoyudo Wisnu Andiko/Net

Hukum

Jajaran Polda Jabar Belum Terima Laporan Soal KTP-El WN China

RABU, 27 FEBRUARI 2019 | 03:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat belum mendapat laporan terkait informasi viral di media sosial mengenai KTP Elektronik milik Warga Negara (WN) China.

Begitu tegas Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/2).

“Kami (Polisi) tidak akan mengomentari, jika belum ada laporan dan melihatnya secara langsung bukti KTP tersebut secara fisik,” kata dia.


“Karena bagaimanapun kita harus cek, apakah benar seperti itu,” tambah Trunoyudo menekankan.

Mantan Wadir Reskrimum Polda Jabar itu justru menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil ataupun Pemerintah Daerah setempat.

“Jika memang katanya (dari informasi beredar di sosmed) yang mengeluarkan pemerintah setempat, silakan cek saja, bener nggak,” ujarnya.

Foto yang tersebar sosial media, identitas mirip KTP-El itu memang nyaris identik dengan KTP-El penduduk Indonesia yang kebanyakan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Yang membedakan adalah ada kolom kewarganegaraan dan masa berlaku yang tidak seumur hidup.

Di kolom alamat, ditulis bahwa TKA berinisial GC tersebut tinggal di Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur. Identitas mirip e-KTP itu sendiri dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya