Berita

Pengurus Kesti TTKKDH/Net

Politik

Dukung Pemilu Damai, Jawara Banten Minta Elite Jangan Buat Gaduh

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 17:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jawara Banten mendukung Pemilu serentak 2019 berlangsung damai dan aman. Jawara yang tergabung dalam Kebudayaan Seni Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) mendorong pesta demokrasi berjalan lancar.

"Selama saya mimpin 27 tahun alhamdullilah pemilu ke pemilu, kita tetap satu tekadnya untuk mendukung kedamaian," ujar Ketua Kesti TTKKDH, Maman Rizal, Selasa (26/2).

Bukan hanya di pemilu, menjaga kedamaian bagi Kesti TTKKDH sangat penting karena merupakan sikap dan perilaku yang wajib dijalankan seluruh anggota.


"TTKKDH sangat mementingkan kerukunan, kedamaian dan peraturan dari hak kecil dan sampai hal yang besar, harus damai," imbuh Wakil Ketua Kesti TTKKDH Amah Suhamah menambahkan.

Menurut Amah, organisasinya juga menentang produksi dan penyebaran hoax terutama di ajang kontestasi. Sebab hal itu merupakan salah satu cara membuat pemilu berlangsung aman, damai dan lancar.

"Kita harus mengantisipasi hoax supaya tidak menyebar dan meluas kemana-mana. Kita selalu memberikan pembinaan dan masukan kepada anggota kita untuk jangan mudah menerima berita yang menyesatkan," jelas dia.

Sementara itu seperti keterangan tertulis, Sekretaris Jenderal Kesti TTKKDH M. Buang Jamil mengajak masyarakat menyikapi pemilu sebagai ajang kegembiraan. Respons positif pesta demokrasi lima tahunan seharusnya bukan hanya berasal dari akar rumput tapi juga tataran elite.

"Mudah-mudahan Pilpres tahun ini adalah Pilpres yang berkualitas, dan saran dari kita tolong para elite jangan membuat gaduh karena akan berimbas sampai lapisan bawah," ucapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya