Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo-Sandi Programkan Tol Gratis Sejak Akhir Tahun

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 15:37 WIB | LAPORAN:

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno jika menang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 adalah menggratiskan ruas-ruas jalan tol yang telah habis masa konsesi pengelolaannya.

Tim Pakar Bidang Infrastruktur Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara mengatakan, wacana penggratisan jalan tol ini sangat mungkin dilakukan.

"Ini adalah suatu manifestasi dari keinginan luhur Prabowo-Sandi, di antaranya berupa infrastruktur untuk rakyat," imbuh Suhendra dalam keterangannya, Selasa (26/2).


Wacana ini juga rupanya tengah dimulai pemerintah Malaysia dengan terlebih dahulu menggratiskan empat tol yakni Lebuhraya Damansara Puchong (LDP), Sistem Penyuraian Trafik KL Barat (SPRINT), Lebuhraya Shah Alam (KESAS), dan Terowongan SMART.

"Bukan kami merasa berbangga hati karena ide kami diikuti negara lain, namun jika melihat wacana yang berkembang sejak akhir tahun lalu tentang infrastruktur, Prabowo Sandi sudah mewacanakan dan sudah menginventarisir ruas-ruas jalan tol yang memungkinkan untuk dibebaskan tarifnya," papar Suhendra.

Bahkan wacana ini terus bergulir jelang Debat II Capres yang membahas tentang infrastruktur.

Konsesi atau hak kelola jalan tol diberikan oleh pemerintah kepada pengelola jalan tol, atau Badan Usaha Jalan Tol.

Suhendra memastikan, konsesi ini sudah menghitung dan memanifestasikan semua hitungan keekonomian suatu ruas jalan tol. Artinya periodesasi konsesi sudah menghitung besaran biaya investasi, besaran keuntungan, waktu kembali modal (BEP) hingga payback period.

"Dalam istilah ekonomi (investasi) sudah dihitung IRR, NPV, BCR dan Payback Period suatu ruas jalan tol," ujar Suhendra.

Logikanya, simpul Suhendra, suatu ruas jalan tol yang telah berakhir masa konsesinya, sudah barang tentu meraup keuntungan. Hal ini merujuk UU 38/2004 Tentang Jalan yang menjamin bahwa investasi jalan tol akan menguntungkan, berupa pasal-pasal yang menjamin investasi (bisnis) tersebut.

Karenanya menurut Suhendra, jika program Prabowo-Sandi menggratiskan jalan tol yang telah berakhir konsesinya diragukan bahkan dicemooh oleh berbagai pihak, tak terkecuali oleh unsur pemerintah, maka patut dipertanyakan.

"Karena di luar nalar sehat, jika memang infrastruktur untuk rakyat ya jangan membebani rakyat dengan pungutan yang mahal dan memberatkan dong. Kalau demikian judulnya rakyat untuk infrastruktur, rakyat disuruh bayar untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan tol ini," tegas Suhendra yang staf khusus Menteri Pekerja Umum periode 2005-2009. [wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya