Berita

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Humphrey Djemat/Net

Politik

Humphrey Djemat Tidak Yakin Jokowi Berani Tagih Konsesi Lahan

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 14:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Humphrey Djemat tidak yakin Presiden Joko Widodo berani mengeluarkan produk hukum terkait pengembalian konsesi hak guna usaha (HGU) lahan negara.

"Saya tidak yakin Jokowi mampu dan berani melakukan apa yang dipersyaratkan PS (Prabowo Subianto) tersebut," kata Humphrey kepada redaksi, Selasa (26/2).

Calon Presiden 02 Prabowo Subianto menyatakan kesedian mengembalikan konsesi HGU lahan negara 340 ribu hektare di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah, jika dibutuhkan bangsa dan negara.


Pengembalian lahan ke negara akan dilakukan dengan syarat pemerintah terlebih dahulu membuat perangkat hukumnya. Perangkat hukum tersebut harus berlaku secara umum dan tidak bersifat diskriminatif.

Humphrey beralasan kenapa Jokowi tidak berani mengeluarkan produk hukum tersebut, karena orang-orang dekat yang ada di sekelilingnya juga memiliki lahan-lahan HGU dan sejenisnya yang jauh lebih besar dari Prabowo.

"Jangankan memuat perangkat hukumnya dalam mengambil lahan-lahan tersebut, mengumumkan nama-nama orang di republik ini yang punya lahan seperti PS saja, Jokowi tidak bisa, sebagaimana dia lakukan terhadap PS," ungkapnya.

Padahal, lanjut advokad senior ini, sangat mudah bagi Jokowi mengetahui siapa-siapa saja pemilik lahan berskala besar yang ada di negari ini.

"Pertanyaanya, mengapa Jokowi tidak bisa, mampu dan berani melakukan itu semua? Hanya Jokowi sendiri yang bisa menjawabnya," demikian Humphrey Djemat. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya