Berita

Fahira Idris/Net

Politik

Kepala Daerah Tak Perlu Show Off Beri Dukungan Politik

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 13:52 WIB | LAPORAN:

Masa kampanye Pemilu 2019 terutama Pemilihan Presiden ramai hiruk pikuk dan kontroversi.

Salah satunya adalah aksi dukung mendukung para penyelenggara pemerintah di daerah terutama kepala daerah (gubernur, bupati, walikota).

Keriuhan dukung mendukung ini pada titik tertentu dikhawatirkan menganggu kondusivitas gelaran Pemilu 2019 dan berpotensi memacu ketegangan masyarakat di daerah.


Oleh karena itu, kepala daerah diharapkan mampu bersikap bijak dan meredakan tensi politik dengan mengimbau semua penyelenggara pemerintahan di daerah untuk terus teguh menjaga netralitas di tengah euforia Pemilu 2019 ini.

Sikap bijak ini sudah ditunjukkan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X yang tegas meminta seluruh ASN yang ada di lingkungan pemerintahan DIY dituntut menjaga netralitas dalam Pemilu, termasuk kepala desa hingga perangkat desa.

"Saya harap sikap tegas dan menenteramkan dari Gubernur Yogya ini diikuti oleh kepala daerah lain. Memang aturan membolehkan kepala daerah menjadi tim kampanye, tetapi saya rasa tidak perlulah melakukan show off dukungan kepada salah satu paslon. Bahkan ada provinsi yang semua kepala daerahnya show off deklarasi dukungan ke salah satu paslon. Terus warga Anda yang pilihan politiknya berbeda gimana?" ujar anggota DPD RI Fahira Idris dalam siaran persnya, Selasa (26/2).

Fahira berpendapat, selain tidak perlu terlalu mengumbar atau show off dukungannya kepada salah satu paslon, kepala daerah diharapkan mengeluarkan himbuan dan instruksi yang tegas kepada warganya, terutama ASN jajarannya hingga kepala desa dan perangkat desa), termasuk semua stakeholder Pemilu di wilayahnya agar bersama-sama menjaga kondusivitas.

Tidak hanya formal lewat surat, tetapi juga berbicara langsung seperti lewat video, dan disebar lewat media massa, media sosial atau channel resmi milik pemerintah daerah masing-masing

"Sekali lagi, kami sangat apresiasi jika ada kepala daerah yang mampu menujukkan kapasitasnya sebagai pemimpin seluruh warganya," pungkas suami dari advokat Aldwin Rahadian yang kembali maju pencalonan senator dapil DKI Jakarta ini.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya