Berita

Ilustrasi/Net

Politik

KPU Lamban Atasi Persoalan DPT Masyarakat Adat

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 22:05 WIB | LAPORAN:

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menilai kinerja Komisi Pemilihan Umum lamban dalam menentukan nasib masyarakat adat masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Direktur Direktorat Perluasan Partisipasi Politik Masyarakat Adat AMAN Andre Barahamin mengatakan, lambannya tindakan KPU terhadap masyarakat adat bercermin dari telatnya penerbitan Peraturan KPU tentang Pemilihan Kepala Daerah Dengan Satu Pasangan Calon.

"Ketika terbit PKPU Nomor 13 yang terakhir itu kita anggap responnya lambat betul dari KPU dan Bawaslu. Kita sudah menyediakan data mentah, maksud kita KPU dengan Bawaslu memiliki legal standing untuk mengerjakan dan menindaklanjuti," jelas Andre di D'Hotel, Setiabudi, Jakarta, Senin (25/2).


Selain itu AMAN juga selalu menerima informasi terkait masalah penyandang tuna aksara yang juga masih belum diatasi oleh PKPU.

"Kita masih saja menerima masalah tuna aksara belum diatasi dalam aturan PKPU, kita masih lihat KTP-el masih jadi masalah bagi masyarakat komunitas adat, kemudian proses administrasi yang biasa dan diskriminatif. Ini membuktikan dari 2018 tidak secara serius lakukan follow up komplain yang kita sampaikan atas dasar komplain yang disampaikan komunitas masyarakat adat," papar Andre. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya