Berita

Direktur Perluasan Partisipasi Politik Masyarakat Adat AMAN Andre Barahamin/RMOL

Politik

Belum Terlihat Gerakan KPU Dan Bawaslu Jemput Bola Ke Masyarakat Adat

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 20:04 WIB | LAPORAN:

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) mengaku belum melihat inisiatif Komisi Pemilihan Umum maupun Bawaslu untuk menyambangi masyarakat adat yang terisolasi.

"Kita masih belum melihat ada aksi nyata dari institusi penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu untuk lakukan jemput bola yang mereka bilang itu," ungkap Direktur Perluasan Partisipasi Politik Masyarakat Adat AMAN Andre Barahamin di D'Hotel, Setiabudi, Jakarta, Senin (25/2).

Menurut Andre, data yang dihimpun AMAN, dari 1,7 juta anggota dari komunitas masyarakat adat yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Papua dan Sulawesi kemungkinan ada 700 ribu masyarakat yang terancam tidak memiliki hak pilih di Pemilu 2019.


"Kemungkinan besar mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena persoalan terisolasi. Kenapa terisolasi, karena dua faktor isolasi geografis. Ada beberapa daerah memang kemudian susah dicapai," tuturnya.

Kemudian adanya isolasi secara administrasi, di mana banyak komunitas masyarakat adat tidak bisa menggunakan hak pilih karena pemilu berdasarkan kepemilikan KTP-el

"Sementara banyak komunitas masyarakat adat itu tidak memiliki KTP-el karena berbagai alasan. Satunya belum adanya rekognisi terhadap keyakinan tradisional, praktik religius masyarakat adat," lanjut Andre.

"Urusan kedua itu belum terdatanya masyarakat terkait soal lokasi tempat mereka tinggal di kawasan hutan yang diklaim wilayah hutan negara. Padahal, menurut putusan Mahkamah Konstitusi 35/2013, hutan adat bukan lagi milik negara, hutan adat milik komunitas masyarakat adat," tegasnya. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya