Berita

Calon Wakil Presiden 02 Sandiaga Uno/Net

Politik

Sandi Ditolak Di Tabanan, Jubir BPN: Aneh Aparat Dan Bawaslu Hanya Diam

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 17:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Penolakan terhadap Calon Wakil Presiden 02 Sandiaga Uno di Kabupaten Tabanan, Bali mesti ditindak tegas oleh pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi merasa heran dengan sikap Bawaslu yang memilih bungkam terkait adanya dugaan pelanggaran pemilu.

Demikian disampaikan Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Pipin Sopian kepada wartawan seusai diskusi publik bertajuk "Menginventarisir Potensi Kecurangan Pilpres 2019" di Media Center Prabowo-Sandi, Kebyoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/2).


"Menghalang-halangi peserta pemilu untuk kampanye adalah pelanggaran pemilu. Jadi aneh kalau misalnya ada yang menghadang kemudian aparat penegak hukum, Bawaslu tinggal diam," tegas Pipin.

Politisi PKS itu pun meminta aparat penegak hukum dan penyelenggara pemilu seperti Bawaslu untuk menyatakan sikap terkait pelanggaran yang terjadi di Bali.

"Saya ingin Bawaslu, penegak hukum melaksanakan tugasnya untuk memproses dan saya kira kita seharusnya bebas," kata Pipin.

Menurutnya, dalam kehidupam berdemokrasi terlebih pada masa-masa Pilpres seharusnya para pasangan calon mendapatkan porsi yang sama untuk melakukan kegiatan kampanye.

"Jadi kami ingin hukum ditegakkan bagi semua," tegasnya.

"Ini negara demokrasi siapapun yang mau kampanye selama tidak melanggar maka seharusnya diberikan kesempatan. Pasal 280 dalam UU Pemilu disebutkan larangan itu hanya kepada tempat ibadah, pendidikan dan tempat pemerintah, itu adalah larangan," demikian Pipin. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya