Berita

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Dwifungsi ABRI Bisa Hapus Legacy Gus Dur

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 17:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Untuk mengatasi banyaknya Perwira Tinggi dan Menengah TNI yang nonjob maka diusulkan penempatan perwira tersebut di badan-badan sipil. Oleh beberapa orang langkah ini seperti ingin mengembalikan Dwifungsi ABRI di masa Orde Baru (Orba).

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli membantah keras jika Dwifungsi ABRI diberlakukan kembalinya. Pasalnya penghapusan Dwifungsi ABRI merupakan amanat reformasi dan komitmen pemerintah Presien Gus Dur.

"Belakangan ini ada yang mengusulkan Dwifungsi ABRI kembali. Saya mohon maaf pembubaran Dwifungsi ABRI adalah sesuatu tuntutan dari gerakan reformasi. Merupakan legacy dari Presiden Gus Dur," kata RR biasa disapa di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (25/2).


Dia melihat ada menteri era Gus Dur yang saat ini juga duduk di pemerintahan Jokowi dan kemudian mengusulkan adanya Dwifungsi ABRI kembali.

"Ini mau dihapuskan oleh orang yang juga menteri Gus Dur pada waktu itu. Kami katakan awas jangan sembarangan, jangan sok jago, sok kuasa ingin mengembalikan Dwifungsi ABRI," tegasnya.

RR menyebut putri Gus Dur, Alisa Wahid juga menentang keras jika Dwifungsi ABRI diberlakukan kembali. Menurut dia memang kesejahteraan TNI/Polri perlu ditingkatkan namun bukan lewat Dwifungsi ABRI.

"Tapi kami setuju gaji TNI/Polri rendah sekali, gaji pensiunan TNI/Polri itu sangat-sangat rendah, kami setuju jalan paling baik adalah memperbaiki gaji TNI/Polri, bukan dengan Dwifungsi ABRI," pungkas Menko Perekonomian era Gus Dur ini. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya