Berita

Jet Tempur Varian F-15/Net

Pertahanan

Tak Ganggu Politik Anggaran, F-15X Advanced Eagle Akan Kuasai Udara

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 10:58 WIB | LAPORAN: A KARYANTO KARSONO

. Delapan unit jet tempur F-15X Advanced Eagle masuk daftar usulan pembelian alat utama sistem senjata (alutsista). Rencana anggaran belanja militer Amerika Serikat (AS) tahun 2020 berkehendak untuk itu. Jet tempur ini merupakan varian terbaru dan tercanggih dari seri F-15 Eagle.

Para pemerhati alutsista udara mengetahui, varian jet tempur F-15 Eagle, selain dioperasikan AU AS juga dioperasikan AU Jepang, AU Korea Selatan, AU Singapura, AU Arab Saudi, AU Israel hingga AU Qatar yang masih dalam tahap pesanan.

Kehendak membeli F-15X Advanced Eagle menjadi menarik dicermati. Pasalnya, sejak sekitar tahun 2001, AU AS tak lagi membeli F-15 Eagle saat varian F-15E Strike Eagle diserahterimakan. Namun, belakangan beberapa negara seperti Israel, Korea Selatan, Arab Saudi dan Singapura serta Qatar, ikut memesan varian yang bahkan lebih canggih dari F-15E.


Bukan apa-apa, sejak 15 tahun terakhir, AU AS fokus membeli pesawat tempur yang dilabeli “generasi kelima”. F-22 Raptor (produksinya sudah dihentikan di angka 187 unit) dan F-35 Lightning II yang rencananya dibeli sekitar tiga ribuan unit.

Nah, apakah rencana pembelian F-15X Advanced Eagle yang berbasis F-15E (masuk klasifikasi jet tempur generasi ke-4) itu merupakan langkah mundur? Rupanya tidak.

Ternyata, varian F-15X Advanced Eagle yang akan dibeli AU AS merupakan varian tercanggih.  Jet tempur ini merupakan pengembangan basis varian F-15SA (Saudi Advanced), pesanan Arab Saudi dan F-15QA (Qatar Advanced). Kedua varian jet tempur F-15 ini dijejali perangkat avionik canggih. Mampu membawa senjata-senjata modern generasi akhir.

Bahkan, dalam konfigurasi khusus, F-15X Advanced Eagle dirancang untuk mampu membawa 22 pucuk rudal udara ke udara. Pesanan Arab Saudi sebanyak 84 unit hampir rampung diserahterimakan sementara pesanan Qatar sebanyak 36 unit masih dalam proses pabrikasi.

Tampaknya pemerintah AS berhitung, F-15X Advanced Eagle diharapkan mampu mengisi kesenjangan antara jet tempur generasi ke-5 dan ke-4 di AU AS. Dalam dua hingga tiga puluh tahun ke depan, AU AS akan mengandalkan gabungan armada pesawat tempur generasi ke-5 dan ke-4. Namun sebagian dari jet tempur generasi ke-4, terutama armada F-15C Eagle sudah tergolong uzur. Mulai bermasalah terutama dari segi kekuatan struktural badan pesawat.

Jadi, kehadiran F-15X Advanced Eagle diharapkan tak hanya “memperpanjang nafas” armada jet tempur generasi ke-4, tapi juga bisa mendampingi jet-jet tempur generasi ke-5 yang berteknologi siluman (stealth). Tanpa mengganggu politik anggaran pembelian pesawat sebelumnya.

Itulah kemudian, pembelian F-15X Advanced Eagle dinarasikan sebagai complement armada F-22 dan F-35. Para petinggi AU AS berusaha meyakinkan baik pihak legislatif maupun produsen F-35 bahwa pembelian F-15X Advanced Eagle sama sekali tak mengganggu program besar F-35. Intinya, pembelian F-15X Advanced Eagle tidak akan mengambil jatah pagu anggaran yang sudah disiapkan untuk pembelian ribuan F-35.

Dilain sisi, rencana pembelian delapan unit F-15X Advanced Eagle, juga merupakan langkah awal dari pembentukan satu wing tempur yang terdiri dari 80 unit pesawat yang dibagi dalam tiga skadron.

Jika tak ada halangan dari legislatif (Senat maupun Kongres AS), maka pembelian untuk satu wing tersebut akan rampung setelah lima tahun, sejak pesanan pertama diserahterimakan.[yls]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya