Berita

Airlangga Hartarto/RMOL Jatim

Politik

Kader Tak Pasang Gambar Jokowi, Golkar Kalah

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 06:21 WIB | LAPORAN:

Partai Golkar Jawa Timur menargetkan raihan 70 persen suara pada Pemilu 2019 ini.

Untuk itulah setiap atribut caleg atau partai wajib memasang memasang gambar pasangan calon Joko Widodo - Maruf Amin.

Instruksi tersebut dilontarkan langsung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri pembekalan caleg dan Bappilu Golkar seluruh Jawa Timur di Graha Beringin, Jl A Yani Surabaya, Minggu (24/2).


"Ada kewajiban juga untuk pasang poster-poster, ada calon (legislatif), dan ada calon presiden," ujar Airlangga, seperti dilansir dari RMOL Jatim.

Dalam kesempatan itu, Airlangga didampingi Wakil Sekretaris Bappilu pusat Yahya Zaini, Plt Ketua DPD Partai Golkar Jatim Zainudin Amali dan Sekretaris DPD PG Sahat Tua Simanjuntak.
 
Airlangga menjelaskan, kewajiban memasang foto paslon nomor urut 01 bagian co branding atau strategi pemasaran Partai Golkar.

"Target kami Pileg dan Pilpres kalau, pileg targetnya 17 kursi di Jawa Timur untuk DPR dan Pilpres bisa dapat 70 persen. Karenanya ini pemantapan seluruh Partai Golkar, jadi harus pasang," imbuhnya.

Meski begitu, partai tidak menjatuhkan sanksi apapun bagi caleg yang enggan memasang gambar Jokowi-Maruf.

"Sanksinya (kalau tidak pasang gambar Jokowi-Maruf) ya bisa tidak dipilih oleh rakyat. Kalau tidak pasang, tidak menang Partai Golkar. Sebagai partai tengah, Partai Golkar punya kursi di parlemen dan Partai Golkar fungsinya mengawal pemerintahan Jokowi," tegasnya.

Airlangga mengklaim suara partainya di Jatim sudah meningkat 100 persen dibanding lima bulan lalu. Karenanya ia optimistis memenangkan Jokowi-Maruf.
[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya