Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PPP: Ajakan Golput Tidak Efektif Pengaruhi Pilpres

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 00:29 WIB

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meyakini gerakan ajakan tidak memilih atau golput tidak akan efektif memengaruhi partisipasi pemilih pada Pilpres 2019.

"Sejauh ini saya melihat ajakan golput itu tidak efektif," kata Ketua Umum PPP Romahurmuziy di sela acara Santiaji Caleg PPP di Yogyakarta, Minggu (24/2).

Politikus yang akrab disapa Rommy itu menjelaskan, tren penurunan golput dapat dilihat dari angka partisipasi pemilih pada Pilpres 2014 yang mencapai 75,2 persen, sedangkan angka golput hanya mencapai 24,8 persen. Angka itu turun dibandingkan Pilpres 2009 yang mencapai 30 persen.


Menurutnya, saat ini gairah masyarakat terhadap kontestasi Pilpres 2019 lebih tinggi karena hanya diikuti dua pasangan calon presiden. Rivalitas antara dua kutub itu akan membuat golput tidak efektif.

"Karena kalau hanya dua kutub selalu timbul rivalitas. Sebenarnya secara politik itu tidak menyenangkan karena kemudian membelah bangsa ini. Akan tetapi, realitasnya hari ini calon cuma dua. Berbeda jika calonnya tiga orang atau lebih mungkin golput meningkat," beber Rommy.

Selain itu, ajakan golput juga menjadi tidak efektif karena masyarakat saat ini lebih pragmatis.

"Jujur saja saya melihat masyarakat sekarang lebih pragmatis ketemu kebutuhan dengan caleg-caleg yang memang untuk bisa duduk itu pokoknya apa saja dilakukan, termasuk bayar sehingga akhirnya ajakan golput menjadi tidak efektif," jelas Rommy, seperti diberitakan Antara. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya