Berita

Pasukan khusus Bangladesh berjaga di sekitar pesawat/BBC

Dunia

Diduga Mau Bajak Pesawat, Pria Ini Ditembak Mati Pasukan Khusus Bangladesh

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 00:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang penumpang yang dicurigai berusaha membajak sebuah penerbangan dari Bangladesh ke Dubai ditembak mati oleh pasukan khusus Bangladesh akhir pekan ini (Minggu, 24/2).
 
Tersangka dikabarkan memperingatkan bahwa dia memiliki pistol saat pesawat Biman Bangladesh Airlines bernomor penerbangan BG147 itu mengudara.
 
Awak kabin yang khawatir melapor ke pilot. Pilot pun segera melakukan pendaratan darurat di bandara Internasional Shah Amanat di Chittagong.
 

 
Saat pesawat mendarat, pasukan khusus segera melakukan pengepungan ke pesawat Boeing 737-800 itu dan berbicara dengan tersangka.
 
Para pejabat militer mengatakan pria itu, yang diyakini berusia 25 tahun, pada awalnya terluka ketika tembakan dilepaskan. Namun dia meninggal tidak lama setelah dia ditangkap.
 
"Kami berusaha menangkapnya atau membuatnya menyerah tetapi dia menolak dan kemudian kami menembaknya," kata Mayor Jenderal Motiur Rahman, seperti dimuat BBC.
 
"Dia orang Bangladesh. Kami menemukan pistol darinya dan tidak ada yang lain," tambahnya.
 
Seluruh penumpang dan awak kabin yang berjumlah 148 orang dikabarkan selamat. Belum jelas mengapa tersangka mungkin mencoba membajak pesawat. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya