Berita

Priyo Budi Santoso/RMOL

Politik

BPN Tunggu Bawaslu Tindak Lanjuti Kasus Menristekdikti Dan Mendagri

SABTU, 23 FEBRUARI 2019 | 19:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menunggu sikap dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menindaklanjuti dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Menristekdikti dan Kemendagri.

"Nah itu kami menunggu Bawaslu katanya mereka akan menindaklanjuti itu," ujar Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, (23/2).

Menurutnya, dugaan kampanye yang secara vulgar dilakukan oleh Menristekdikti di hadapan ribuan mahasiswa dan Mendagri di hadapan ribuan Aparatus Sipil Negara (ASN) mesti mendapatkan sanksi tegas dari Bawaslu.


"Kan sudah berpotensi melanggar. Menteri sengaja mengerakkan PNS, ASN secara masif ini betul-betul terdesain atau tidak, kan kita tidak tahu, tapi kan pemberitaannya sudah banyak sekali," kata Priyo.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menunggu keputusan Bawaslu RI yang akan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak terkait yang menggunakan alat negara untuk berkampanye.

"Karena itu biar Bawaslu umumkan, kita menunggu sanksi apa yang akan diputuskan oleh Bawaslu terhadap ketidaknetralan aparat, ASN dan lain-lain terhadap masalah ini," demikian Priyo.

Dalam kasus ini, Menristekdikti Mohammad Nasir mengeluarkan pernyataan ambigu saay mengisi acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-24 di Bali, Kamis (21/2).

“Silakan anda memilih dengan nurani saudara. Oleh karena itu, dalam hal ini jangan sampai dicoblos dua. Dicoblos dua, batal itu namanya nanti ya. Dicoblos hanya satu saja. Satu saja, jangan coblos dua. Satu saja supaya benar," katanya.

Sementara Mendagri Tjahjo Kumolo disebut telah mengajak dan mengarahkan agar para kepala desa dan bamus desa untuk menyerukan nama 'Jokowi' jika ia meneriakkan 'dana desa'.

"Dana desa," teriak Tjahjo dalam Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019 di Gedung Ecopark Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (20/2).

"Pak Jokowi,” jawab aparatur desa yang hadir

"Ingat ya, anggaran dana desa itu karena ada Presiden Jokowi," kata Tjahjo. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya