Berita

Dunia

Telat Datang Tiga Menit, Menteri Olimpiade Jepang Minta Maaf Ke Publik

JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 | 20:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Olimpiade Jepang, Yoshitaka Sakurada, secara terbuka meminta maaf karena terlambat tiga menit untuk datang ke pertemuan parlemen pada hari Kamis (21/2) kemarin.
 
Anggota parlemen oposisi mengatakan keterlambatannya menunjukkan rasa tidak hormat terhadap kantornya dan memboikot pertemuan komite anggaran selama lima jam sebagai protes.
 
Oposisi di parlemen sangat kritis terhadap Sakurada setelah serangkaian kesalahan besar.
 

 
Pekan lalu, Sakurada menjadi sorotan karena mengatakan bahwa dia merasa kecewa setelah atlet renang yang diunggulkan Jepang untuk Olimpiade, Rikako Ikee didiagnosis menderita leukemia.
 
"Dia adalah peraih medali emas potensial (di Olimpiade Tokyo 2020), seorang atlet yang memiliki harapan besar bagi kami. Saya benar-benar kecewa," katanya seperti dikutip BBC.
 
Komentarnya itu memicu kontroversi publik. Dia pun kemudian dipaksa untuk meminta maaf setelah dikritik.
 
Sakurada sendiri diangkat bulan Oktober tahun lalu dengan tugas untuk mengawasi persiapan Olimpiade Tokyo 2020.
 
Pihak oposisi telah berulang kali menyerukan pengunduran dirinya.
 
Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan media lokal Asahi Shimbun awal pekan ini yang menanyakan apakah Sakurada cocok untuk pekerjaan yang diembannya saat ini, 65 persen responden mengatakan tidak, sedangkan 13 persen mengatakan iya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya