Berita

Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Aung San Suu Kyi Ajak Investor Tanam Modal Di Rakhine

JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 | 20:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi mengajak para investor global untuk menanam uang mereka ke wilayah yang dilanda krisis Myanmar, Rakhine. Suu Kyi mengatakan bahwa dunia perlu berhenti fokus pada aspek negatif di negara bagian tempat sekitar 750 ribu Muslim Rohingya melarikan diri.
 
Hal itu disampaikan Suu Kyi dalam pidatonya di pameran investasi di pantai Ngapali pada hari Jumat (22/2).
 
Dia hanya membuat referensi singkat untuk konflik yang telah mengacaukan Rakhine dan tidak menyebutkan Rohingya sama sekali.
 

 
"Sudah terlalu lama perhatian masyarakat internasional telah difokuskan secara sempit pada aspek-aspek negatif yang terkait dengan masalah di Rakhine utara daripada pada gambaran yang lebih besar yang menunjukkan potensi besar negara ini untuk perdamaian dan pembangunan," kata Aung San Suu Kyi seperti dimuat Al Jazeera.
 
Dia mengatakan pemerintahnya mengakui adanya tantangan berat yang dihadapinya di Rakhine dan pihaknya melakukan yang terbaik untuk mengatasinya. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya