Berita

Putin/Net

Dunia

Rusia Siap Balas Jika AS Luncurkan Rudal Baru Di Eropa

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 17:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Amerika Serikat agar tidak meluncurkan rudal baru di Eropa.
 
Putin mengancam akan membalas dengan cara serupa dengan menargetkan ibu kota Barat dengan persenjataan barunya sendiri bila Amerika Serikat melakukan hal tersebut.
 
Dalam pidatonya (Rabu, 20/2), Putin mengatakan Amerika Serikat meninggalkan pakta kontrol senjata utama INF 1987 untuk membebaskan tangannya guna membangun rudal baru dan mencoba mengalihkan kesalahan atas tindakan di Rusia.
 

 
Karena itulah Putin memperingatkan Washington agar tidak menempatkan rudal baru di Eropa setelah runtuhnya perjanjian kunci era Perang Dingin itu.
 
"Saya mengatakan ini dengan jelas dan terbuka, Rusia akan terpaksa mengerahkan senjata yang dapat digunakan melawan pusat pengambilan keputusan yang berada di belakang sistem rudal yang mengancam kita," kata Putin.
 
"Kemampuan senjata semacam itu, termasuk waktu untuk mencapai pusat-pusat itu, akan setara dengan ancaman terhadap Rusia," tambahnya seperti dimuat Al Jazeera.
 
Dia tidak mengatakan senjata spesifik apa yang bisa dikerahkan Moskow, tetapi dia melaporkan kemajuan cepat pada serangkaian sistem baru yang disajikan setahun yang lalu. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya