Berita

Turki/Net

Dunia

Turki Geram Parlemen Eropa Tangguhkan Aneksasi

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki mengkritik Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa karena menggelar pemungutan suara untuk menyerukan penangguhan negosiasi aksesi dengan Uni Eropa (UE).
 
Komite Urusan Luar Negeri diketahui pada Rabu (20/2) menyerukan Komisi Eropa dan negara-negara anggota untuk secara resmi menangguhkan negosiasi aksesi UE dengan Turki.
 
Komite mengklaim bahwa Turki mengabaikan hak asasi manusia dan kebebasan sipil, serta memberikan pengaruh pada peradilan, dan perselisihan mengenai wilayah dengan Siprus dan tetangga lainnya.
 

 
Langkah tersebut membuat Turki geram.
 
"Benar-benar tidak dapat diterima bahwa rancangan laporan penasihat yang tidak mengikat menyerukan penangguhan total pembicaraan aksesi kami ke UE," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy dalam sebuah pernyataan (Kamis, 21/2).
 
“Kami berharap koreksi yang diperlukan dapat dibuat dan laporan akhir menjadi lebih realistis, tidak memihak dan mendorong," tegasnya, seperti dimuat Reuters.
 
Turki mengatakan keanggotaan UE tetap menjadi salah satu tujuan strategis puncaknya meskipun perundingan aksesi, yang secara resmi diluncurkan pada 2004, telah terhenti selama bertahun-tahun.
 
Beberapa pemimpin dan pejabat UE telah menyerukan agar mereka diakhiri. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya