Berita

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj/PBNU

Politik

Ketum PBNU: Memasuki Era 4.0, Generasi Muda Tidak Boleh Ketinggalan Zaman

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 23:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Generasi muda tidak boleh ketinggalan zaman, terlebih memasuki era 4.0. Begitu kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU di Jakarta (Rabu, 20/2).
 
Dia menegaskan bahwa LP Ma'arif NU juga ikut ambil bagian dalam mempersiapkan masa depan generasi muda NU.
 
"Di sini ada pengkaderan, penggemblengan, katakter, budaya, akhlak, disamping ilmu pengetahuan," ujarnya, seperti keterangan PBNU yang diterima redaksi.
 

 
Lebih lanjut Said berpesan, memasuki era 4.0 generasi muda NU harus tanggap dengan perkembangan zaman.
 
"Jika LP Ma'arif NU canggih tanggap dengan perkembangan jaman, sekarang memasuki era 4.0 insyaallah jika tidak ketinggalan maka masa depan NU masih cerah," katanya.
 
Sementara itu, ditempat yang sama Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma'arif H. Z. Arifin Junaidi menuturkan, Rakernas ini bertemakan "Penguatan Literasi,Karakter dan Kompetensi untuk pendidikan Generasi Milenial Aswaja An-Nahdiyah".
 
Arifin mengatakan, saat ini LP Ma'arif NU sedang fokus untuk membangun program Smart School Ma'arif 2030 untuk mempersiapkan generasi milenial yang berwawasan di tahun 2030 mendatang. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya