Berita

Politik

Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Permainkan Rakyat

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 23:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Jelang Pemilu 2019, capres petahana Joko Widodo (Jokowi) kerap mempermainkan rakyat dengan kebijakan tarik ulur subsidi.

Hal itu disampaikan oleh pakar ekonomi Anthony Budiawan saat ditemui di Media Center Prabowo-Sandi, Jl. Sriwijaya No.35, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (20/2).

“APBN kita pendapatannya kecil sehingga redistribusi pendapatan itu tidak berjalan malah yang sekarang dari rakyat itu banyak yang disedot dari rakyat kecil itu. Misalnya listrik 450 VA dihapus, ya sekarang katanya masih ada subsidi ada 450 kan, tapi anda tidak bisa masang 450 udah dihapus itu kan cuma akal-akalan aja gitu,” ungkap Anthony.


Baru menjelang Pilpres ini, subsidi-subsidi yang tadinya dicabut kemudian diberikan lagi kepada rakyat. “Kemudian diberikan lagi nih subsidi-subsisdi. Ini kan mempermainkan masyarakat, seolah-olah menjadi komoditas politik,” tegasnya.

Dia menegaskan agar presiden jujur bekerja untuk kepentingan rakyat. Jangan hanya terlihat pro rakyat ketika sudah mendekat pemilu.
“Kalau pro rakyat ya harus pro rakyat kalah dulu gitu (tarik subsidi) sekarang pas mau mendekati pemilu, seolah-olah pro rakyat dengan memberikan subsidi,” pungkasnya.[atm]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya