Berita

Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Ketum PAN: Pak JK Bicara Fakta, Bukan Membela Prabowo

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wapres Jusuf Kalla hanya berbicara fakta apa adanya tentang sejarah lahan milik Prabowo Subianto seluas 220.000 hektare di Kalimantan Timur (Kaltim).

Menurut JK, dirinya yang mempersilakan Prabowo membeli lahan itu agar tidak jatuh ke asing.  Namun dengan catatan dibeli tunai, tidak bisa kredit.

"Dia (Prabowo) belilah itu, itu haknya itu kredit macet itu. Diambil alih kembali oleh Bank Mandiri, kemudian saya minta Agus Martowardojo untuk diberikan kepada pribumi supaya jangan jatuh ke Singapura. Ada orang Singapura mau beli waktu itu, pengusaha Singapura, orang Malaysia," ujar JK kepada wartawan di Istana Wapres, Selasa (18/2) lalu.


Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan meyakini Wapres JK bukan bermaksud membela siapapun, termasuk Prabowo dalam polemik itu.

"Pak JK itu kan bukan bela siapa siapa, hanya menyampaikan apa adanya," ujar Zulkifli di Kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (20/2).

Zulhas, begitu dia disapa, mengaku sudah lama mengenal sosok JK.

"Apa yang dia tahu ya ngomong aja. Pak JK negarawan orangnya, apa yang dianggap benar dia ngomong aja bukan bela siapa-siapa," jelas Zulhas yang juga ketua MPR.

Sebelumnya dalam debat kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2) lalu, Jokowi menyinggung lahan milik Prabowo di Kaltim seluas 220 ribu hektare dan 120 ribu hektare di Aceh Tengah. Hal ini menanggapi kritik Prabowo soal bagi-bagi sertifikat tanah. [wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya