Pengamat hubungan internasional Dinna Wisnu/RMOL
Pengamat hubungan internasional Dinna Wisnu/RMOL
Hal itu disampaikan pengamat hubungan internasional dari Universitas Bina Nusantara (Binus) Dinna Wisnu saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/2).
"Intinya berita itu menunjukkan bahwa hadiah Nobel itu sedang tidak relevan untuk dijadikan rujukan global saat ini. Sifatnya lebih politis untuk memfasilitasi kekuasaan dan bukannya perdamaian yang sesungguhnya," jelasnya.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Kamis, 23 April 2026 | 00:02
Kamis, 23 April 2026 | 00:00
Rabu, 22 April 2026 | 23:32
Rabu, 22 April 2026 | 23:29
Rabu, 22 April 2026 | 23:18
Rabu, 22 April 2026 | 23:00
Rabu, 22 April 2026 | 22:59
Rabu, 22 April 2026 | 22:52
Rabu, 22 April 2026 | 22:32
Rabu, 22 April 2026 | 22:30