Berita

PM Pakistan/Net

Dunia

Pakistan Siap Bantu India Selidiki Serangan Mematikan Di Kashmir

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 21:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pakistan siap membantu India menyelidiki ledakan paling mematikan di Kashmir yang terjadi pekan kemarin. Meski begitu Pakistan tidak segan-segan untuk membalas jika terjadi serangan.
 
Hal itu dipastikan oleh Perdana Menteri Pakisyan Imran Khan mengatakan pada Selasa (19/2) di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara, seperti dimuat Reuters.
 
Khan menggunakan pidato yang disiarkan secara nasional untuk menuntut Delhi berbagi bukti dugaan keterlibatan Islamabad dalam ledakan bunuh diri pekan lalu, yang menewaskan 41 orang di Kashmir yang dikuasai India dan melepaskan krisis diplomatik baru atas wilayah Himalaya yang disengketakan itu.
 

 
Serangan itu, yang memicu kemarahan nasional di India, diklaim oleh kelompok militan yang berbasis di Pakistan Jaish-e-Mohammed.
 
Para pejabat India mengatakan mereka yang berada di balik ledakan itu akan membayar "harga mahal". Militer India juga mengatakan bahwa pemboman itu didalangi oleh Pakistan, dan khususnya cabang Intelijen Layanannya yang kuat.
 
Khan menegaskan jika India menyerang, Pakistan tidak akan segan untuk membalas. Dia juga membantah ada keterlibatan Pakistan dalam pemboman itu.
 
"Jika Anda memiliki intelijen yang dapat ditindaklanjuti tentang keterlibatan warga Pakistan, berikan kepada kami, saya jamin Anda akan mengambil tindakan," kata Khan seraya menambahkan bahwa Pakistan siap untuk berbicara tentang terorisme dengan India. [mel]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya