Berita

Ilustrasi/Net

Politik

KPU: Mekanisme Undian Materi Pertanyaan Sudah Dibahas Bersama

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 23:37 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum membantah pihaknya telah menyiapkan pertanyaan bagi capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi).

Menyusul tudingan kecurangan dalam proses pengambilan bola undian yang berisi materi pertanyaan dalam Debat Pilpres 2019 putaran kedua Minggu malam (17/2).

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan, satu tema pertanyaan diambil dalam satu bola adalah teknis yang sudah disepakati bersama antara pihaknya dengan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.


"Itu kan semuanya sudah diambil kemudian pertanyaan diletakkan, tidak ada soal bocor. Kemudian masing-masing dibacakan ketika isunya sama, diambil bersamaan. Itu tidak ada masalah, itu sudah clear di awal pada saat persiapan," jelasnya di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (18/2).

Sebelumnya, BPN menengarai telah terjadi kecurangan dalam proses pengundian materi pertanyaan.

Wakil Ketua BPN Nanik S. Deyang mengatakan, dugaan muncul karena satu tema debat yang diajukan ke peserta berasal dari satu bola. Namun anehnya, pertanyaan yang lain ternyata dimasukkan dalam bola berbeda.

Menurutnya, tim BPN yang ikut rapat persiapan bersama KPU langsung menyampaikan protes keras atas potensi kecurangan KPU tersebut. Namun, KPU bergeming dan tetap melanjutkan ajang debat tanpa mau mengulang agar semua pertanyaan dimasukkan dalam satu bola.

Viryan menegaskan bahwa mekanisme pengambilan bola undian sebenarnya sudah dibahas bersama TKN maupun BPN.

"Sudah dibahas bersama tim kampanye masing-masing pasangan calon," pungkasnya. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya