Berita

Assad/Net

Dunia

AS Lobi Negara Teluk Untuk Isolasi Suriah?

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 22:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat melobi negara-negara Teluk untuk menunda pemulihan hubungan dengan Suriah. Begitu kabar yang dimuat Reuters awal pekan ini dengan merujuk pada lima sumber anonim.
 
Pendekatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Presiden Suriah Bashar al-Assad soal dia dapat memperoleh kredibilitas politik dan diplomatik setelah perang saudara selama hampir delapan tahun mengubahnya wajah Suriah.
 
Banyak negara memutuskan hubungan dengan Suriah pada awal perang. Beberapa negara Teluk menutup atau menurunkan peringkat kedutaan mereka, Suriah juga ditangguhkan dari Liga Arab serta penerbangan dari dan ke Suriah dihentikan, penyeberangan perbatasan pun ditutup.
 

 
Sumber tersebut mengatakan bahwa Amerika Serikat yang didukung oleh negara-negara Teluk, Arab Saudi dan Qatar, tidak ingin Suriah disambut kembali ke dalam komunitas internasional sampai suatu proses politik untuk mengakhiri perang disetujui.
 
“Saudi cukup membantu dalam menekan yang lain. Qatar juga melakukan hal yang benar," kata seorang pejabat Amerika Serikat.
 
Pejabat itu mengatakan bahwa Amerika Serikat senang bahwa beberapa negara Teluk sedang mengerem langkah untuk memperbaiki hubungan dengan Suriah.
 
Kurangnya dukungan dari Washington dan negara-negara Teluk akan membuat Suriah terisolasi dan mempersulit negara yang hancur pasca perang itu untuk menarik investasi yang dibutuhkan untuk membangunnya kembali. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya