Berita

Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said (tengah)/RMOL

Politik

Sudirman Said Tanggapi Etika Jokowi Di Debat Kedua

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 16:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Etika Capres petahana Joko Widodo saat debat kedua Pilpre 2019 tadi malam di Hotel Sultan Jakarta menjadi sorotan publik.

Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said menyatakan bahwa sudah ada aturan KPU untuk tidak boleh menyerang secara pribadi.

"Menurut saya ini soal ketaatan pada aturan. Bahwa ketaatan aturan ini very basic seorang pemimpin. Orang sudah diatur kok sama KPU, enggak boleh nyerang pribadi, tapi kalau masih dilakukan juga ini namanya sudah tidak taat sama aturan," ungkap Sudirman di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (18/2).


Baca: Demokrat: Serangan Jokowi Soal Lahan Prabowo Sudah Direncanakan

Menurut Sudirman, etika calon pemimpin yang rusak tersebut sudah sepatutnya rakyat untuk tidak memilih kembali.

"Ini etika seorang pemimpin, bahwa masyarakat itu sudah paham lah bahwa yang begini ini tak usah dipilih kembali," imbuhnya.

Baginya pemimipin yang tidak taat aturan sudah pasti tidak bisa dipercaya dan mampu memegang amanah. Terkait hal ini pihaknya hanya ingin mengingatkan KPU bahwa aturan main harus ditegakkan.

"Jadi kalau pemimpin sudah tidak taat aturan gimana mau kita percaya. Jadi kita tidak ingin menyerang petahana tapi kita ingin ingatkan KPU punya aturan, coba dong ditegakkan aturan itu," tandasnya. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya