Berita

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno/RMOL

Politik

Unicorn Milik Asing, Sandi: Ini Hanya Memperbesar Ketimpangan

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 14:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Bisnis unicorn di Indonesia menjadi salah satu topik perdebatan dalam debat pilpres kedua tadi malam. Hal itu dilontarkan oleh capres petahana Joko Widodo yang seakan-akan mengklaim keberhasilannya di bidang itu.

Menurut cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, pihaknya juga tengah fokus membangun bisnis start up yang investornya berasal dari dalam negeri.

"Sekarang banyak unicorn-unicorn ini banyak berasal dari modal asing, dari investor besar luar negeri. Kalau kepemilikan dimiliki oleh investor dalam negeri meka keuntungannya dibawa ke luar negeri, maka makin mempercepat ketimpangan dan kesenjangan dengan kepemilikan investor dalam negeri," ucap Sandi di Media Center BPN Prabowo Sandi, Jakarta, Senin (18/2).


Sandi menyatakan dengan program OK Oce yang diterapkannya merupakan landasan dalam membangun ekosistem start up yang baik.

"Ok Oce untuk menciptakan ekosistem start up yang baik, kita juga sediakan pelatihan dan pendampingannya sampai mengurus perizinannya," ujar Sandi.

Menurut mantan Wagub DKI Jakarta ini, banyak pengusaha start up yang memulai bisnisnya mengeluhkan sulitnya perizinan.
 
"Jadi kehadiran unicorn ini memberikan keuntungan, maslahat bagi masyarakat Indonesia," pungkas Sandi. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya