Berita

Politik

Fadli Zon: Data Jokowi Banyak Keliru

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Calon Presiden petahana, Joko Widodo banyak menyajikan data tidak akurat pada debat kedua Pilpres tadi malam.

"Fakta-fakta yang disampaikan oleh Pak Jokowi ternyata banyak yang keliru," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/2).

Wakil ketua DPR ini menyoroti soal data impor pangan terutama komoditas jagung dan beras yang diklaim Jokowi telah turun.


"Soal impor jagung. Impor beras luar biasa juga sebenarnya, sampai 2 juta ton," ungkap Fadli.

Jokowi dalam debat menyebutkan bahwa tahun 2014 impor jagung Indonesia 3,5 juta ton dan menurun menjadi 180 ribu ton pada tahun 2018.

Padahal, dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sepanjang tahun 2018 impor jagung Indonesia sebanyak 737.288 ton. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya