Berita

Jokowi dan Bobby/Net

Politik

Jokowi Harusnya Buka Semua Pemain Lahan, Mulai PT Sinarmas Hingga Keluarga Bobby Nasution

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 11:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tindakan Joko Widodo yang mengungkap penguasaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) oleh Prabowo Subianto di Kalimantan dan Aceh menunjukkan ketidaktahuan kepala negara sekaligus calon presiden soal pertanahan.

Sebab, HGU secara hukum adalah sah dan itu adalah tanah negara, jika dibutuhkan negara bisa diambil kapan saja.

Demikian disampaikan Koordinator Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa), Amirullah Hidayat kepada redaksi, Senin (18/2).


Amir mengatakan, bicara penguasaan lahan, seharusnya Jokowi mengungkap semua pemain yang menguasai lahan di negeri ini. Banyak yang mendapat lahan tidak sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

"Seperti penguasaan lahan jutaan hektar oleh PT Sinarmas dan PT Ciputra dibiarkan saja. Mafia tanah menguasai 74 persen lahan di negeri ini, mereka mendukung Jokowi pada Pilpres 2019," ujar aktivis muda Muhammadiyah ini.

Bahkan, lanjut Amir, orang dekat Jokowi seperti Luhut B. Pandjaitan mempunyai dan mengusai lahan yang luas di Sumatera dan Kalimantan. Yang lain, politisi PDIP Sihar Sitorus menguasai lahan yang sangat luas di Sumatera, bahkan keluarga menantu Jokowi, Bobby Nasution juga punya lahan kebun sawit yang luas di Labuhanbatu dan Mandailing Natal (Sumut).

"Jadi yang diungkapkan Jokowi dalam debat capres tadi malam menunjukkan Jokowi emosional. Dia bukan seorang negarawan melainkan seorang yang mempunyai kepribadian yang ambivalen," ungkapnya.

Amir menambahkan, dengan demikian yang dilakukan Jokowi menunjukkan bahwa "perang total" seperti yang disampaikan pendukungnya Moeldoko sudah dijalankan.

"Itu dapat dilihat dalam debat tadi malam, Jokowi kebanyakan menyerang pribadi dan menyampaikan informasi bohong alias hoax," tutupnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya