Berita

Politik

Debat Capres Kedua Diprediksi Seru, Adu Strategi Perang Kota

MINGGU, 17 FEBRUARI 2019 | 14:21 WIB | LAPORAN:

Labor Institute Indonesia atau Institut Pengembangan Kebijakan Alternatif Indonesia memprediksi debat capres malam ini (Minggu, 17/2) akan berlangsung seru dengan strategi Perang Kota.

"Artinya Jokowi dan Prabowo akan terbuka saling menyerang dengan data-data yang para calon presiden tersebut miliki," ujar Sekretaris Eksekutif Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga

Jokowi diprediksi akan menyerang Prabowo dengan keberadaan capres nomor urut 02 itu dalam komitmennya melestarikan lingkungan hidup dan penghematan energi.


Sebaliknya Prabowo akan menyerang Jokowi dengan konsep Infrastruktur berkeadilan yang belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan terkesan menghambur-hamburkan anggaran. Belum lagi ditengarai orang-orang dekat Jokowi memiliki perushaan yang kerap mencemari lingkungan dan menimbulkan polusi.

Selain itu konsep moratorium izin pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit juga belum maksimal.

Menurut dia, bisa saja capres Prabowo "diserang" dengan data adanya perusahaan energi milik Sandiaga Uno yang diduga menyumbang emisi karbon yang tinggi.

Selain itu konsep membangun infrastruktur tanpa pinjaman atau hutang yang digagas Prabowo-Uno akan ditanyakan oleh petahana.

"Intinya debat capres kedua ini akan berlangsung seru dan akan berpengaruh akan tingkat elaktabilitas, terutama untuk mendapatkan suara dari kelompok "wing voters," simpulnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya