Berita

Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir dan Ketua KPU Arief Budiman/RMOL

Politik

Hari Ini, KPU Mulai Distribusi Logistik Pemilu 2019 Ke Afrika

MINGGU, 17 FEBRUARI 2019 | 10:53 WIB | LAPORAN:

Logistik Pemilu 2019 untuk dapil luar negeri mulai dikirim. Total ada 130 negara yang dituju.

"Hari ini tanggal 17 Februari akan dikirim ke wilayah yang terjauh agak sulit jalur distribusinya, kondisi geografisnya juga punya karakteristik tertentu, itu ke Afrika dan Amerika Latin," kata Ketua Komisi Pemiliha Umum (KPU), Arief Budiman di gudang logistik KPU, Komplek Pergudangan Zoodia, Jl. Husein Sastranegara No.1 Benda, Kota Tangerang, Minggu (17/2).

Sementara di hari berikutnya, 18 dan 19 Februari, pengiriman logistik dituju dua negara lain yakni Amerika dan Asia.


"Kemudian pada tanggal 20 Februri ke Timur Tengah, tanggal 21 dan 22  Februari akan dikirim ke Pasifik. Kemudian Tanggal 22 dan 25 Februari ke Eropa dan sebagian Asia," urai Arief. 

Arief menekankan, pengiriman logistik Pemilu bukan hanya soal strategi waktu, namun juga strategi penyimpanan.

"Sehingga begitu sampai di sana, teman-teman perwakilan (Panitia Pemilihan Luar Negeri/PPLN) di 130 negara itu harus betul-betul memperhatikan aspek penyimpanan, jangan sampai sudah ada di sana kemudian ada sesuatu hal logistik itu tidak bisa dipergunakan sebagaimana mestinya," pesan Arief.

Logistik yang dikirim KPU berupa surat suara presiden dan DPR DKI Jakarta 2, tinta, segel, hologram, formulir, dan seluruh kelengkapannya.

Paket logistik yang telah disegel tidak akan dibongkar untuk pemeriksaan di bandara. Total surat suara dikirim hari ini, yaitu 18.268 surat suara.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir menyambut baik proses pendistribusian logistik Pemilu 2019 ini.

“Bagaimana pun juga kita harus akui sebaran warga kita di luar negeri cukup luas, dengan tersedianya logistik lebih awal memudahkan teman-teman melaksanakan tugas sebaik-baiknya," kata Fachir.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya