Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon Minta Maaf Puisi 'Doa Yang Tertukar' Telah Digoreng

MINGGU, 17 FEBRUARI 2019 | 10:35 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra merasa puisinya 'Doa Yang Ditukar' terus digoreng oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan fitnah.

Baginya, tudingan dirinya menyerang KH Maimun Zubair atau Mbah Moen tidak masuk akal.

"Saya difitnah sebagai telah menyerang K.H. Maimoen Zubair melalui puisi tersebut. Tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal, mengingat saya sangat menghormati K.H. Maimoen Zubair dan keluarganya," ujar Fadli kepada wartawan, Minggu (17/2). 


Fadli kembali menegaskan, dirinya sangat menghormati Mbah Moen baik sebagai ulama maupun figur pribadi yang santun dan ramah. Ia mengaku sudah beberapa kali saya bertemu dengan pengasuh Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang Jawa Tengah, tersebut.

"Beberapa di antaranya kebetulan bahkan bertemu di tanah suci Mekah, di pesantren Syekh Ahmad bin Muhammad Alawy Al Maliki, di Rusaifah," kata Fadli.

Ia perlu memberikan klarifikasi ini untuk menghindari fitnah tersebut menjadi kenyataan. Justru ia tidak rela cara pihak tertentu yang memperlakuan Mba Moen secara tak pantas hanya demi memuluskan ambisi politik seseorang ataupun sejumlah orang.

"Inilah yang telah mendorong saya menulis puisi tersebut. Saya tidak rela ada ulama kita dibegal dan dipermalukan semacam itu," terangnya.

Menurut Fadli, secara bahasa sebetulnya dibuat sederhana agar dipahami luas seperti penggunakan tiga kata ganti yaitu “kau”, “kami” dan “-Mu”.

"Tak perlu punya keterampilan bahasa yang tinggi untuk mengetahui siapa “kau”, “kami” dan “-Mu” di situ. Apalagi, dalam bait ketiga, saya memberikan atribut yang jelas mengenai siapa “kau” yang dimaksud oleh puisi tersebut," tegasnya.

Ia heran jusrtru kata ganti “kau” dalam puisi tersebut diplintir seolah ditujukan kepada Mbah Moen.

"Jelas mengada-ada dan merupakan bentuk fitnah. Tuduhan tersebut bukan hanya telah membuat saya tidak nyaman, tapi juga mungkin telah membuat tidak nyaman keluarga K.H. Maimoen Zubai Kami dipaksa seolah saling berhadapan, padahal di antara kami tidak ada masalah dan ganjalan apa-apa," tutur Fadli.

Fadli menambahkan bahwa dirinya juga sudah memberikan penjelasan kepada putra Mbah Moen, kiai Muhammad Najih Maimoen.

"Beliau (kiai Najih) menerima klarifikasi saya bahwa kata ganti “kau” memang tidak ditujukan kepada K.H. Maimoen Zubair. Tanpa klarifikasi dari sayapun, beliau sendiri berpandangan jika kata ganti “kau” memang ditujukan kepada orang lain, bukan Mbah Moen," tegas Fadli.

Bahkan, lanjut Fadli, pihak keluarga Mbah Moen juga menjelaskan bahwa aksi massa yang telah menggoreng isu ini bukan berasal dari kalangan santrinya, melainkan dari pihak luar. 

"Dalam waktu dekat InsyaAllah saya mungkin akan bersilaturahim ke K.H. Maimoen Zubair," ujar Fadli tanpa menyebut waktunya.

Fadli menekankan permohonan maafnya ini karena kontestasi politik yang terjadi saat ini telah membuat Mbah Moen dan keluarga menjadi tidak nyaman.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya