Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Hasil Survei LKPI Bikin Gerindra Yakin Salip PDIP Di Jakarta

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 | 22:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rilis hasil survei terbaru Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) di daerah pemilihan (dapil) DKI 1, Jakarta Timur, membuat Gerindra semakin yakin bisa mengalahkan PDIP.

Dalam survei ini, Gerindra dan PDIP bersaing. Gerindra memiliki tingkat keterpilihan 28,2 persen, sementera PDIP masih unggul tipis dengan 29,1 persen.

“Mantap Gerindra makin saingi PDI Perjuangan di DKI Jakarta, disurvei LKPI,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono, Sabtu (16/2).


Arief yakin dengan sisa waktu yang ada, pihaknya mampu mengungguli PDIP. Selain itu, dia juga yakin Prabowo akan menang di dapil tersebut.

“Kami meminta agar caleg-caleg Gerindra kerja lebih keras lagi untuk bisa mengalahkan PDI Perjuangan dan Joko Widodo di Pemilu 2019,” tegasnya.

Dalam survei ini, politisi Gerindra Habiburokhman menjadi yang paling lolos ke Senayan. Baca: Habiburokhman Paling Berpeluang Lolos Dari Dapil DKI 1

Secara keseluruhan, survei merekam bahwa dari 6 kursi yang diperebutkan, PDIP dan Gerindra mendapat dua kursi, Golkar 1 kursi, dan satu kursi lain diperebutkan antara Demokrat dan PPP.

Survei LKPI dilakukan di tiap Dapil di DKI Jakarta. Adapun sampel tiap dapil di DKI Jakarta sebanyak 750 orang. Mereka dipilih dengan metode multistage random sampling.

Responden yang terpilih pun diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu
kelurahan yang terdiri hanya dari 10 responden. Adapun survei yang dilakukan pada tanggal 22 Januari sampai 8 Februari 2019 ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 2,06 persen. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya