Berita

Sudirman Said (kiri)/RM

Politik

Timses Prabowo Yakin JK Bakal Kritik Lagi Infrastruktur Jokowi

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 | 20:50 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla diyakini bakal kembali melancarkan kritik terhadap beberapa kebijakan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengungkapkan bahwa dalam rapat internal kabinet Jokowi, JK kerap menyampaikan beberapa catatan kritis mengenai proyek infrastruktur yang terlampau mahal.

Namun, catatan kritis itu biasanya diabaikan dan tidak dijadikan sebagai bahan pertimbangan putusan pemerintah.


"Belakangan saya kira beliau (JK) punya batas, punya kewajiban sebagai seorang negarawan untuk menyampaikan kepada publik," katanya dalam konferensi pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I nomor 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2).

Selama ini Jokowi selalu membanggakan proyek infrastruktur yang sudah dibangun dalam beberapa kesempatan. Namun belakangan, kritik terkait mahalnya proyek LRT seharga Rp 500 miliar per kilometer justru terus dilancarkan oleh Wapres JK yang notabene masih menjadi bagian dari pemerintahan.

Sudirman yang kini Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini mengaku yakin bahwa dalam waktu dekat JK akan kembali mengeluarkan kritik terkait proyek infrastruktur yang dibangun di era Jokowi.

Terlebih proyek infrastruktur yang dilancarkan pemerintah diduga sebatas kejar target dengan agenda Pemilu 2019.

"Mungkin akan ada beberapa lagi yang kayak begitu. Ini terlalu mahal, tidak efisien, dan lain-lain. LRT Bogor-Jakarta studi belum ada kontrak belum ada tapi sudah dikerjakan. Apalagi kalau bukan mengikuti agenda pemilu," pungkasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya