Berita

Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dian Islamiati Fatwa (kanan)/RMOL

Politik

Prabowo-Sandi Akan Kendalikan Impor Pangan Lewat Big Data

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 | 12:06 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Salah satu penyebab maraknya impor pangan saat ini karena perbedaan data ketersediaan pangan menurut Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.

Sehingga data yang digunakan merujuk pada data Kementerian Perdagangan yang menyebut Indonesia kekurangan ketersediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan.

Menurut Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dian Islamiati Fatwa, kendala itu bisa diatasi dengan menggunakan sistem Big Data.


"Nah ini diperlukan data base, big data, untuk melihat sebetulnya kebutuhan per kota, per daerah. Di Bali ini misalnya seperti apa? Kebutuhannya seperti apa, kalau beras di Banyuwangi meningkat bisa digunakan buat kebutuhan orang Bali," ucap Dian dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta, Sabtu (16/2).

Menurut dia di era globalisasi seperti sekarang ini tidak mungkin suatu negara tidak melakukan impor. Cuma hanya saja impor itu perlu dikendalikan agar harga tetap stabil dan petani tidak merugi.

"Jadi yang kami lakukan adalah mengendalikan impor. Akan lebih realistik. Zaman globalisasi tidak mungkin kita enggak impor," tutup Dian. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya