Berita

Foto:RMOL

Politik

BPN: Masyarakat Sudah Punya Tolak Ukur Memilih Pemimpin

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 | 11:17 WIB | LAPORAN: WISNU YUSEP

. Masyarakat saat ini sudah memiliki tolak ukur. Berbeda dengan tahun 2014, dimana capres ketika itu sama-sama baru, sehingga belum diketahui satu sama lain.

Tetapi pada Pilpres 2019 kali ini, masyarakat sudah mengetahui kinerja Joko Widodo selama 4 tahun terakhir yang amatiran. Sehingga kesempatan berikutnya harus diberikan kepada Prabowo Subianto.

"Dulu di 2014 kita tidak punya tolak ukur. Sekarang kita sudah melihat kinerja Presiden sekarang," kata Anggota BPN Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika dalam diskusi "Debat Kedua Pembuktian Kualitas Capres" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2).


Terkai apa saja yang sudah dipersiapkan Prabowo dalam debat kedua Pilpres pada Minggu besok, Harryadin menegaskan bahwa capres 02 sebenarnya sudah membocorkan salah satu staretegi ketika memberikan pidato di Semarang kemarin.

"Sebetulnya pak Prabowo sudah membocorkan strategi masing-masing tema itu ketika memberikan kuliah umum pada Jumat kemarin," kata dia.

Yang menjadi perhatian pihak BPN, yakni Prabowo tidak menguasai singkatan-singkatan yang disampaikan Jokowi. Itu, kata dia, sudah disampaikan ke Prabowo.

"Meski begitu, kami memaksa pak Prabowo untuk menghapal itu," ujar Harryadin.

Persiapan debat kedua Pilpres sudah mencapai 95 persen. Adapun tema yang diangkat adalah soal energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan infrastruktur. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya